ANALISIS BUKU RAHASIA MERAIH
HUSNUL KHATIMAH
KARYA MUHAMMAD KHATIB
assalamualaikum semuanya... dikesempatan kali ini saya akan menganalisis buku yang sangat menarik yaitu Rahasia Meraih Husnul Khatimah karya Muhammad khatib..
1. Pendahuluan
Penulis menganalisibuku Rahasia Meraih Husnul Khatimah karena buku ini karena isinya
menarik,sumber ilmu pengetahuan, buku ini berisi tentang agama, dan saya juga ingin mengetahui
tentang arti kematian.
Selain itu penulis melaporkan buku tersebut untuk
ketakwaan kepada Allah SWT, Ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT, Ingin
mengetahui cara meraih husnul khatimah, Ingin meningkatkan ilmu agama, dan ingin
mengetahui tentang kematian. oleh karena
itu penulis menganalisis Rahasia Meraih Husnul Khatimah karya Muhammad Khitab
yang di terbitkan oleh Mitrapress pada tahun 2011 dengan ketebalan 240.
Laporan buku ini disajikan mulai dari bagian pendahuluan
yang berisi latar belakang tujuan dan sistematika, kemudian dilanjutkan ke pembahasan yang menguraikan/memaparkan bab demi ba, dan
diakhiri bagian penutup yang berisi kesimpulan dan saranPendahuluan
2. Pembahasan
Bab 1 Renungan Kematian, Hakikat
Kematian Bagi Manusia, Persiapan Menjemput Ajal, Adanya Kehidupan Setelah
Kematian.
Bab
ini menguraikan bahwa kematian itu sebuah peristiwa terpisahnya ruh dan jasad.
Banyak diantara kita keliru dalam memahami hakikat kematian. Sebagian menduga
bahwa kematian adalah ketiadaan mutlak, tidak ada kehidupan lagi/setelah
kematian, tidak ada alam kubur, tidak ada kebangkitan dari kubur dan tidak ada
kehidupan akhirat. Sebagian lagi percaya bahwa alam kubur ada, mereka mempunyai
keyakinan bahwa alam kubur tidak ada siksa dan tidak ada nikmat pahala. Banyak
faktor seseorang enggan mati. Bisa saja disebabkan karena ia tidak mengetahui
apa yang akan dihadapinya setelah kematian. Mungkin juga karena menduga bahwa yang
dimiliki sekarang lebih baik dari yang akan di dapatinya nanti. Tidak ada
seorangpun yang tahu kapan kematian menjeputnya, ia pun tidak tahu dibelahan
bumi manakah ia akan di sembahyangkan. Dalam pandangan islam , kehidupan yang
haqiqi adalah kehidupan akhirat. Manusia akan merasakan surga yang penuh dengan
kebahagiaan dan kenikmatan. Atau kehidupan neraka yang penuh dengan siksaan dan
penderitaan. Oleh karena itu iman kepada hari akhir adalah dasar dan motivasi
kita untuk mengetahui apa yang seharusnya dilakukan di dunia ini. Menurut imam al-Ghazali ada tiga macam
persiapan menjemput kematian yaitu manusia yang tertipu oleh kehidupan duniawi,
manusia yang bertaubat, dan manusia yang makrifat, yaitu orang yang selalu
ingat kematian. Perbuatan sebelum menjemput kematian antara lain:
1. Beriman
kepada Allah, para malaikat, kitab-kitab Nya, para rasulNya, hari akhir dan
takdir
2. Menjaga
shalat lima waktu
3. Mengeluarkan
zakat
4. Melakukan
ibadah penuh keimanan dan mengharap pahala
5. Melakukan
haji mabrur
6. Melaksanakan
ibadah sunah
7. Bertaubat
secara ikhlas
8. Ikhlas
meninggalkan riya
9. Mencintai
Allah dan RasulNya
10. Takut
kepada Allah
Bab 2 Proses Kematian, Dahsyatnya
Syakaratul Maut, Kematian Husnul Khatimah dan Hal-Hal yang Menyebabkannya.
Peristiwa
kematian manusia adalah peristiwa terpisahnya ruh dari jasad melalui proses
pencabutan yang dilakukan oleh malaikat pencabut nyawa. Diawali dengan proses
yang disebut “ syakaratul maut” dan setiap orang akan merasakannya.syakaratul
maut yang dialami oleh orang-orang beriman dan bertaqwa, lebih mudah dan ringan
dari pada orang-orang kafir. Menurut imam al-Ghazali, ketika orang mukmin
mengalami sakaratul maut ia akan melihat malaikat pencabut nyawa sebagai pemuda
tamppan, berpakaian indah dan menyebaarkan bau wewangian yang harum Malaikat
maut yang akan mencabut nyawanya juga terkesan menyenangkan dan penuh
kelembutan.untuk mendapat husnul khatimah caranya dengan meningkatkan keimanan,
amal shalih, dan akhllak yang baik pada setiap waktu tanpa henti. Beberapa hal
yang dapat meringankan kedahsyatan, pedih dan sakitnya sakaratul maut.
Diantaranya:
1. Silaturrahim
2. Berbuat
baik kepada kedua orang tua.
3. Memberi
pakaian kepada orang lain
4.
Memberi makanan yang manis. Diriwayatkan
Rasulullah saw, bersabda, “ barang siapa yang memberikan makanan manis kepada
saudaranya, maka Allah akan menghilangkan darinya, pahitnya kematian”
Disamping itu ada hal-hal yang dianjurkan untuk
dilaksanakan di hadapan orang yan mengalami sakaratul maut:
1. Menuntunnya
( mentalqin) untuk mengucapkan kalimat tauhid “ Laa ilaha illalloh”
2.
Menyebutkan kebaikan-kebaikanseseorang yang
sedang sakaratul maut didekatnya.
Tanda-tanda seseorang mati khusnul khatimah:
1. Mengucapkan
kalimat sahadat saat datangnya ajal. Sabda nabi saw “ barang siapa yang akhir
ucapannya adalah Laa ilaha illallah maka ia masuk surga”
2. Meninggal
pada malam jumat atau siang harinya.
3. Mati
syahid di medan perang.
4. Mati
karena sakit perut. Nabi pernah bersabda dalam sebuah hadist “ ... barang siapa
yang mati karena sakit perut maka dia mati syahid”
5. Mati
tenggelam dan terbakar
6. Meninggalnya
wanita saat melahirkan anaknya di saat nifas.
7. Orang
yang dibunuh oleh penguasa dzalim
Bab 3 Teka-Teki Alam Barzakh, Hari
Pertama di Alam Kubur, Kenikmatan dan Siksa Kubur.
Pada
umumnya manusia banyak lupa terhadap rumah masa depannya, yaitu pemakaman.
Sebagai tempat tinggalnya setelah kematian. Mereka pada saat di dunia berlomba-lomba membangun
rumah ddan model sesuai dengan keinginan hawa nafsunya, namun mereka lupa
dengan rumah tempat tinggalnya setelah meninggalnya dunia. Mereka enggan untuk
bersedekah, menunaikan zakat, menjalankan sholat, enggan ikut membangun masjid
dan lain-lain.setelah mengalami kematian dengan berbagai macam penderitaan.
Selanjutnya manusia akan menempati alam baru yang disebut alam barzakh. Secara
harfiah narzakh berarti jarak waktu atau penghalang antara dua hal, yaitu alam
dunia dan alam akhirat. Namun alam barzakh adalah fase awal kehidupan akhira.
Tak satupun yang bisa menghindarinya. Menurut syariat islam, barzakh berarti
tempat yang berada di antara maut dan kebangkitan. Ada tiga golongan manusia,
masing-masing menerima basalan yang berbeda, jika ia seorang yang dekat dengan
Allah, maka ia akan mendapatkan ketentraman dan rejeki serta kenikmatan surga.
Jika ia termasuk tangan kanan ia hanya mendapat keselamatan saja. Dan jika ia
yang termasuk mendustakan agama dan golongan sesat, maka ia akan mendapatkan
hidangan air mendidih dan dibakar di neraka jahanam. Disebut pula oleh imam Ibnu Qayyim
rahimahullah bahwa siksa kubur ditimpakan karena berbagai macam dosa dan
maksiat, diantaranya:
1. Kekafiran
dan kesyirikan.
2. Kemunafikan.
3. Tidak
menjaga diri dari air kencing dan suka mengadu domba.
4. Ghibah
5. Niyahah
( meratapi jenazah)
Bab 4 Hari Kiamat, Tiupan Sangkakala,
Padang Makhsyar, Syafaat Nabi Muhammad.
Sangkala
adalah tanduk yang di tiup itulah tafsiran Rasulullah SAW.ketika Allah
menetapkan datangnya hari kiamat, maka alam semesta menjadi hancur
leburperistiwa ini di dahului dengan ditiupnya sangkala, tak hanya alam semesta
yang hancur, tetapi seluruh makhluk yang bernyawa akan mati kecuali yang
dikehendaki oleh Allah SWT. Setelah ruh dibangkitkan dari alam kubur, maka
mereka digirng secara berkelompok dengan telanjang kaki dan tidak berpakaian
menuju padang masyar. Tempat itu berupa tanah berpasir dan sangat datar. Di
padang masyar tersebut berkumpulnya semua makhluk Allah. Mahluk Allah yang
dimaksud meliputi malaikat, jin, manusia, binatang. Mereka berkumpul dengan
berdesak-desakan. Rasul menjelaskan
bahwa pada hari kiamat kaum muslim terbagi menjadi 12 macam:
1. Mereka
dikumpulkan dengan bentuk seperti monyet. Mereka adalah manusia tukang fitnah.
2. Mereka
dikumpulkan menyerupai babi hutan. Mereka ini adalah orang yang suka makan
sesuatu yang haram.
3. Mereka
dikumpulkan dalam keadaan buta. Mereka ini adalah manusia dari golongan yang
melanggar hukum ahama dan tidak adil dalam memberi keputusan.
4. Mereka
dikumpulkan dalam keadaaan bisu dan tulis. Yaitu orang-orang yang menyombongkan
diri dengan amal perbuatannya.
5. Mereka
dikumpulkan dengan mulut dialiri nanah dan mengigit bibirnya sendiri. Inilah
kelompok ulama yang ucapannya berbeda dengan perbuatannya.
6. Mereka
dikumpulkan dengan jasad yang terkena luka bakar. Mereka adalah orang yang
ketika hidupnya suka bersaksi bohong.
7. Mereka
dikumpulkan dengan keadaan telapak kakinya berada di dahi dan diikat pada
ubun-ubunnya. Mereka adalah orang yang ketika di dunia tenggelam dalam hawa
nafsu dan asyik dengan kemaksiatan,
8. Mereka
dikumpulkan dengan keadaan seperti orang mabuk yang jatuh kekanan dan kekiri.
Mereka adalah ketika hidupnya suka mencegah haq Allah.
9. Mereka
dikumpulkan dengan memakai celana yang terbuat dari tembaga. Mereka adalah
orang yang ketika hidupnya tidak menjauhi ghibah( suka membicarakan kejelekan
orang lain).
10. Mereka
dikumpulkan dengan lidah yang keluar dari tengkuk. Mereka adalah ketika
hidupnya suka mengadu domba.
11. Mereka
dikumpulkan dalam keadaan mabuk. Mereka adalah orang yang ketika hidupnya
membicarakan masalah dunia di dalam masjid.
12. Mereka
dikumpulkan dalam bentuk babi hutan. Mereka adalah orang yang ketika hidupnya
suka memakan riba.
Tujuh golongan yang mendapatkan naungan dari rahmat Allah
pada hari yang tiada naungan selain naunganNya, yaitu:
1. Penguasa/
pemimpin yang adil
2. Seseorang
remaja yang mengawali keremajaannya dengan beribadah kepada Allah
3. Seorang
lelaki yang hatinya dipertarukan dengan masjid-masjid
4. Dua
orang yang saling cinta-mencintai karena Allah, dan keduanya berkumpul dan
berpisah karena Allah.
5. Seorang
lelaki yang ketika dirayu oleh wanita bangsawan yang cantik, lalu ia menjawab,
“ sesungguhnya aku takut kepada Allah”
6. Seorang
yang mengeluarkan sedekah dan disembunyikan sampai tangan kirinya tidak
mengetahui apa yang diperbuat oleh tangan kanannya.
7. Seorang
yang berdzikir kepada Allah di tempat yang sunyi sehingga kedua matanya
mencucurkan air mata.
Bab 5 Pengadilan Ilahi, Hari Perhitungan
Amal, Proses Perhitungan Amal.
Hisab
adalah sebuah peristiwa ketika Allah swt, “ mengingatkan dan
memberitahukan” kepada manusia tentang
amalan kebaikan dan keburukan yang telah mereka lakukan. Keadilan Allah swt.
Dalam perhitungan amal di hari kiamat adalah keadilan Dzat Yang Maha Adil. Seluruh
makhluk akan di proses seadil-adilnya dengan bukti yang sangat akurat dan saksi
yang tak terbantahkan. Syaikhul islam
ibnu Taimiyah menyatakan “ Allah akan menghisab seluruh makhlukNya” namun
kalimat ini termasuk menggunakan lafal umumtapi yang dimaksud adalah tertentu
saja. Yaitu khusus makhluk yang Allah bebani syariat. Karena pemberlakuan
proses hisab itu terfokus pada amaln baik dan buruknya hamba yang mukallaf (
seorang mukkmin yang bertanggung jawab menjalankan syariat agama) yang mencakup
manusia dan jin. Sehingga hisab ini mencakup jin karen amereka mukallaf. Oleh
karena itu, jin kafir masuk kedalam neraka, sebagaimana disebutkan menurut nash
syariat dan ijma. Bagaimana dengan orang kafir, apakah mereka di hisab?,
sebagian ulama berbeda pendapat tentang ini. Di antara mereka berpendapat orang
kafir tidak di hisab. Sedangkan sebagian lagi berpendapat orang kafir di hisab.
Lalu, bagaiman akebaikan orang kafir di dunia? Apakah amalan mereka akan
sia-sia?, dalam hal ini, Syaikh Khalil
Haras menyatakan, “ yang benar adalah semua amalan kebaikan yang dilakukan
orang kafir hanya dibalas di dunia saja. Hingga bila datang hari kiamat, ia
akan mendapati lembaran kebaikan yang kososng.”
Bab 6 titian shirath
Setelah manusia di hisab amalannya di atas
mizan selanjutnya di giring menuju
sebuah tempat yang gelap, disebut “ Mauqif” lalu diperintah untuk
melintasi shirath (jembatan) yang dibentangkan dari tempat itu ke surga. Tepat
dibawahnya terdapat neraka jahanam yang apinya berkobar-kobar dan siap melahap
siapa saja yang jatuh dari jembatan itu. Setiap orang memiliki caranya
masing-masing ada yang cepat, lambat, ada yang berhasil ke surga, dan ada pula
yang terjatuh keneraka, tergantung amalan dari mereka. Imam Ghazali dan
Izzuddin bin Abdissalam tidak setuju kalau shirath itu dikatakan lebih tipis
dari rambut dan lebih tajam dari pedang. Menurut pandangan keduanya, shirath
itu bentuknya lebar, seperti penjelasan hadis riwayat Imam al-Baihaqi dan
lainnya, yang menerangkan bahwa malaikat dan besi-besi pengait ( kalaib) berada
di tepi jembatan tersebut. siapakah yang akan melintasinya?.
Sebagian
besar ulama berpendapat bahwa yang pertama kali melintasi shirath adalah Nabi
Muhammad saw. Lalu disusul umat-umatnya. Selanjutnya adalah Nabi Isa dan umatnya. Urutan berikutnya adalah Nabi
Musa dan umatnya dan seterusnya. Urutan
terakhir adalah Nabi Nuh bersama kaumnya. Sedangkan yang akan melintasi
shirath kelak di akhirat adalah semua manusia.orang-orang yang menyebrangi
shirat dengan berbagai cara ada yang cepat ada yang lambat itu semua tergantung
pada amalan semua manusia pada saat di dunia.
Bab 7 Surga dan Neraka, kenikmatan Surga
dan Neraka, Taman dan Naungan Surga, Keadaan Penghuni Surga, Bidadari surga dan
Pesona Kecantikannya.
Setelah melewati shirath mereka dibagi menjadi
dua kelompok. Sebagian menjadi penghuni surga dan sebagian penghuni neraka.para
penghuni surga akan diberi nama hur al-‘ain. Hur artinya terang dan ‘ain
artinya kehitaman. Karena hitamnya mata mereka akan benar-benar hitam dan kulit
mereka itu terang (putih jernih). Tempat tinggal disurga dinamakan al-wasilah,
dihuni oleh seseorang yaitu Rasulullah saw. Mata air surga yang bernama
salsabil akan diberikan kepada ornag yang mendekatkan diri kepada
Allah.sedangkan para abrar akan diberi oleh Allah air campuran kafur dan
zanzabil/jahe.keadaan para penghuni surga, berkulit mulus, berwajah tampan, dan
bercelak matanya.mereka akan senantiasa muda dam pakaiannya tidak pernah lusuh.
Para penghuni surga akan dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian
berwarna hijau dari sutra halus dan sutra tebal. Mereka duduk sambil bersandar
di atas dipan-dipan yang bagus nan indah. Diceritakan pula bahwa angin dan
aroma surg atercium dari jarak 100 tahun. Ada dua macam aroma surga yaitu yang
bisa di cium arwh dan tidak bisa dicium oleh orang lain. Kedu aroma yang bisa
dirasakan panca indra seperti halnya aroma bunga dan sabagiannya. Aroma jenis
kedua bisa dijangkau seluruh penghuni surga di akhirat kelak, baik dari tempat
jauh atau tempat yang dekat. Disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari, jika
sekiranya seorang bidadari surga datang kedunia, pasti dapat menyinari langit
dan bumi. Aromanya semerbak memenuhi langit dan bumipula. Sesungguhnya tutup
kepala salah seorang wanita surga lebih baik dari pada dunia dan seisinya.
Dalam sebuah riwayat disebutkan pula bahwa bidadari surga tersebut diciptakan
dari za’fron surga.
Bab 8 nama nama surga dan penghuninya
·
Surga firdaus
Calon
penghuninya sebagian orang yang menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak
berguna, menunaikan zakat, orang menjaga kemaluannya.
·
Surga ‘adn
Calon
penghuninya orang yang bertakwa , orang yang beriman dan beramal shalih, orang
yang berbuat baik, dan orang yang sabar.
·
Surga na’im
Calon
penghuninya adalah orang yang benar-benar bertakwa dan beramal shalih.
·
Surga ma’wa
Calon
penghuninya adalah orang yang benar-benar beriman dan beramal shalih, orang
yang takut kepada Allah swt.
·
Surga darussalam
Calon
penghuninya adalah orang yang kuat iman dan islam, mengamalkan ayat-ayat
al-quran dalam kehidupan sehari-hari serta mengerjakan amal shalih lainnya
karena Allah swt.
·
Surga darul muqamah
Calon
penghuninya adalah orang yang banyak melakukan kebaikan.
·
Surga al-maqaamul
Calon
penghuninya adalah orang yang sangat beriman.
·
Surga khuldi
Calon
penghuninya adalah orang yang taat menjalakan perintah Allah dan menjauhi
larangan-Nya.
Bab
9 dahsyatnya siksa neraka
siksa neraka itu sangat luar biasa. Sangat dahsyat, sebab
tempat itu terjadinya siksaan terakhir bagi orang kafir dan berdosa. Mereka
memang sebelumnya mendapatkan siksa kubur, dan merasakan penderitaan di padang
masyar. Namun siksa neraka lebih dahsyat. Dikatakan bahwa manusia durhaka dan
musuh-musuh Allah digirng ke neraka dengan keadaan hangus wajah mereka. Mata
mereka melotot dan mulut mereka terkunci. Begitulah gambaran neraka yang
didalamnya penuh siksaan yang dahsyat. Siksaan yang berlangsung dalam kurun
waktu yang sangat lamadan tak pernah ada jeda sedetik pun. Siksaan itu
merupakan balasan terhadap orang yang berbuat dosa ketika di dunia. Dalam hadish
menerangkan bahwa pada hari kiamat nanti akann dibuka penutup neraka jahannam,
maka akan keluarlah asap datang mengepumg mereka di sebelah kiri. Lalu datang
pula sebuah kumpulan asap mengepung mereka di sebelah hadapan muka mereka.
Serta datang kumpulan asap mengepung diatas kepala dan di belakang mereka.
Mereka ( jin dan manusia) apabila terpandang akan asap tersebut maka
bergetarlah dan mereka berlutut dan memanggil-manggil, “ ya Rabb kami,
selamatkan kami”.
3. Penutup
Buku Rahasia Meraih Husnul Khatimah
karya Muhammad Khatibini menguraikan bahwa kematian itu sebuah
peristiwa terpisahnya ruh dan jasad.
Setiap mahkluk hidup pasti akan mengalami
kematian.Saat ajalmenjemput, manusia akan mengalami sakaratul maut yaitu proses
pencabutan nyawa . Setelah itu, manusia
akan memasuki alam barzakh, kemudian manusia di hisab amalannya di atas
mizan selanjutnya di giring menuju
sebuah tempat yang gelap, disebut “ Mauqif” lalu diperintah untuk
melintasi shirath (jembatan) yang dibentangkan dari tempat itu ke surga.setelah
melewati shirath mereka dibagi menjadi dua kelompok. Sebagian menjadi penghuni
surga dan sebagian penghuni neraka. Para penghuni surga akan dihiasi dengan
gelang emas dan mereka memakai pakaian berwarna hijau dari sutra halus dan
sutra tebal. sebaliknya siksa neraka itu sangat luar biasa, sebab tempat itu
terjadinya siksaan terakhir bagi orang kafir dan berdosa.
Buku ini dapat menambah pengetahuan agama, memperkuat
iman, selain itu bahasa yang digunakan mudah dimengerti oleh pembaca, dan juga menggunakan gambaran sehari-hari. Akan tetapi buku ini tidak
terdapat ilustrasi yang dapat menggambarkan suasana setelah kematian. Buku Rahasia Meraih Husnul Khatimah merupakan
terobosan yang tepat bagi para pembaca untuk dapat mengetahui tentang kematian,
sehingga pembaca dapat mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Buku ini perlu
penyempurnaan dalam bagian ilustrasi gambar.
DAFTAR PUSAKA
Khatib Muhammad.
2011.
Rahasia Meraih Husnul Khatimah. Jakarta. Mitrapress
Komentar
Posting Komentar